Usai Ramadhan Masihkah Kita Lakukan 10 Hal ini?

Artikel ini di Publish Pada 2015/07/11 Oleh hilman nur rofiq

 

Usai Ramadhan masihkah kita lakukan 10 hal ini? — Ya, tidak terasa ramadhan sudah di penghujung akhir bulan. Tentunya masing-masing kita berbeda dalam menanggapinya. Ada yang semakin meningkatkan ibadahnya dengan beri’tikaf di masjid dan sebagainya untuk mendapatkan Lailatul Qodar, karena kebanyakan Ulama berpendapat Lailatul Qodar turun di malam ganjil sepuluh hari terakhir Ramadhan.

 

Ada pula yang menaggapinya biasa saja seperti hari-hari sebelumnya atau malah kita sudah disibukkan dalam persiapan lebaran nanti. Ya jawabannya kita tanyakan pada diri kita masing-masing, yang terpenting ingat Ramadhan itu satu bulan penuh. Sudah sepatutnya kita manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena tidak ada yang menjamin kita bertemu lagi dengan bulan ramadhan tahun depan. Banyak kebiasaan baik selama kita mengisi bulan ramadhan ini. Setidaknya ada 10 hal yang perlu kita pertahankan di sebelas bulan hijriah lainnya.

 

  1. Shaum atau puasa, tentunya puasa sunah. Yang paling dekat, yakni puasa 6 hari di bulan syawal baik beurutan ataupun tidak. Ya, setelah sebulan penuh puasa kita menjalankan puasa di bulan ramadhan, hanya selang satu hari di tanggal 2 syawalnya kita sudah disunahkan untuk puasa 6 hari di dalamnya. Hal ini mengisyaratkan betapa pentingnya puasa. Baik dilakukan secara berturutan ataupun tidak.

“Keutamaan puasa ramadhon yang diiringi puasa Syawal ialah seperti orang yang berpuasa selama setahun” (HR. Muslim).

Selain itu ada puasa sunah di hari Senin dan Kamis, puasa sehari dan sehari tidak seterusnya (puasa Nabi Daud), puasa Ayyaamul Bidh (puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan), Puasa tanggal Arofah, Puasa tanggal 9,10 dan 11 Muharam dan puasa sunah lainnya.

  1. Sholat berjamaah di masjid, pada bulan Ramadhan kita diajarkan untuk Sholat berjamaah di masjid, setidak-tidaknya kita dibiasakan Sholat Isya’ berjamaah sebelum melaksanakan Sholat Sunah Tarawih.
  2. Membaca Al Qur’an, saat ramadhan kita dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al Qur’an baik tadarus di masjid maupun sendiri.
  3. Bersedekah dan memberi makan orang yang membutuhkan, saat Ramadhan kita sering menjumpai di masjid-masjid diadakan takjil gratis.
  4. Menghadiri majelis taklim, saat ramadhan majelis-majelis dan kajian ilmu marak diselenggarakan baik di masjid, perkantoran, maupun di media televisi. Baik pada saat menjelang berbuka puasa, sebelum Sholat Tarawih maupun setelah Sholat Shubuh atau waktu-waktu lainnya.
  5. Sholat Sunah dan Qiyamul Lail. Adanya Sholat Tarawih mengisyaratkan kita untuk menjalakan Sholat Sunah dan menghidupkan Qiyamul Lail.
  6. Bangun di pagi hari, saat Ramadhan kita dilatih bangun lebih awal untuk melakukan sahur.
  7. Berkumpul dengan keluarga, saat Ramadhan banyak kita lebih menyempatkan diri berkumpul dengan keluarga setidaknya saat sahur dan berbuka puasa.
  8. Silaturrahim, saat ramadhan kita sering kali diberi kesempatan untuk bersilaturrahim, setidaknya saat menjalankan Sholat Fardlu di masjid, saat Sholat Sunah Tarawih, dan saat menghadiri majelis taklim.
  9. Mengetahui tanggal-tanggal Hijriah. Ya bisa dibilang sebagian dari kita hanya tahu hari-hari dan tanggal hijriah saat ramadhan atau perayaan hari besar islam saja. Kebiasaan ini pun perlu kita pertahankan, mengingat tahun Hijriah adalah tahunnya kaum muslimin.

 

Ya semoga kita sukses dalam ramadhan tahun ini, sehingga mencapai derajat Muttaqin dan semoga kita tetap Istiqomah dalam beribadah, serta dapat dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan. Amien.

 

Lazada-blog-finalist125

About the Author

Kontributor artikel pada Blog Lazada Competition 2015. Silahkan baca, share dan tuliskan komentar untuk posting keren ini :)

PROMOTION

homepage