Unik Asik Ramadhan di Sumatera Selatan

Artikel ini di Submit pada 2015/07/11 Oleh Yongki Alek Sander

 

Put your heart in action and your limbs in gear
multiply your deeds
, so your rewards be dear

– Anonymous

Unik Asik Ramadhan di Sumatera Selatan — Bulan penuh berkah, bulan penuh keampunan, bulan yang selalu dinantikan oleh umat islam sedunia, Bulan Ramadhan.  Di Indonesia sendiri bulan Ramadhan sangatah mudah untuk ditebak kedatangannya, yakni dengan banyaknya iklan sirup yang bermunculan, chanel-chanel TV berlomba-lomba mensiarkan acara-acara yang bernuansa islami dan masih banyak lagi. Namun, tahukah kalian bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki hal-hal unik yang hanya terjadi pada bulan Ramdhan ?. Sumatera Selatan, salah satu provinsi di Indonesia yang terkenal dengan makanan khasnya pempek ternyata memiliki hal-hal unik yang terjadi ketika bulan Ramdhan ini. Apa saja hal-hal Unik yang terjdi di Bumi Sriwijaya ini ? mari kita simak infonya.

  1. Berburu Cicak

Loh kok berburu cicak ? di daerah Lubuklinggau tepatnya di Kelurahan kenanga 1 Lubuklinggau terdapat kebiasaan yang unik yang dilakuan oleh para remaja didaerah ini, mereka berburu cicak dengan menggunakan ketapel atau didaerah ini lebih dikenal dengan nama “Betetan”. Aktivitas berburu cicak ini biasanya dilakukan pada malam hari. Para remaja akan berkeliling mencari cicak yang ada didinding-dinding rumah warga. Usut penya usut ternyata apabila kita membunuh cicak kita akan dapat pahala. Ini salah satu hadist yang mengatakan hal tersebut

Al Mu’jam al Ausath” milik Thabrani dari hadits Aisyah berkata,”Aku mendengar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang membunuh cecak maka Allah akan menghapuskan tujuh kesalahan atasnya.”

  1. Ngabuburit yang berkualitas

Di salah satu pondok pesantren yang terletak di Palembang, mereka meiliki kebiasan yang patut dicontoh dalam menuggu beduk Maghrib tiba yakni latihan berceramah bersama, jadi setiap santriwan dan santriwati di pondok pesantren ini akan mendapatkan gilirannya untuk berceramah didepan para santriwan dan santriwati lainnya. Hal ini dilakukan oleh pengurus pesantren agar siswa-siswi mereka memiliki kemampuan berbicara yang baik dimuka umum sebelum mereka meniggalkan pondok pesantren. Ngabuburit seperti ini sungguh dapat menginspirasi para remaja lainnya agar tidak menghabiskan waktunya secara percuma. Misal, ngabuburit dengan “ugel-uglan” dijalan, yang mungkin dapat mengakibatkan kecelakan dan kerugian lainnya.

Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari).

  1. Bermain Bom Bambu

Di Desa Pulau Panggung, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan memiliki kebiasaan unik sebelum menjelang lebaran, mereka membuat bom bambu yang mengeluarkan bunyi seperti meriam. Bom bambu sendiri dibuat dengan bambu yang memiliki diameter sebesar paha orang dewasa, biasanya para penduduk akan berkumpul didekat sungai, dan menyalakan bom bambu yang mengarah ke sungai agar lebih tidak menimbulkan hal yang tidak diginkan.

  1. Renovasi masjid

Dari tahun-tahun sebelumnya, di Lubuklinggau memiliki kebiasaanya yang unik yang dilakukan hanya pada bulan Ramadhan ini, yakni renovasi masjid. Hampir setiap masjid di daerah Lubuklinggau akan mengalami Renovasi pada Bulan Ramadhan. Berdasarkan informasi yang saya dapat dari wawancara salah satu marbot di salah satu masjid di Lubuklingau, hal ini terjadi karena meningkatknya waqaf atau zakat yang diberikan oleh warga. Uang tersebut digunakan untuk merenovasi masjid agar tetap terlihat baik sehingga kita sebagai umat islam lebih nyaman dalam beribadah.

imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :

عَنْ عُثْمَانِ بْنَ عَفَّانَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ فِي الْجَنَّةِ مِثْلَهُ

Dari Utsman bin Affan -radhiyallahu’anhu- dia berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang membangun masjid ikhlas karena Allah maka Allah akan membangunkan baginya yang serupa dengannya di surga.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah)

  1. Nyuci bersama

Kebiasaan unik lainya yang hanya terjadipada bulan ramadhan ini adalah kebiasaan nyuci bersama warga Desa Pulau Panggung, Kab. Musi Rawas. Pasalnya, warga terutam ibu rumah tangga akan berbondong-bondong ke sungai untuk mencuci peralatan rumah tangganya setelah solat tarawih selesai. Dengan di lengkapi lampu tradisional yang biasa di sebut Lampu serungking  sebagai alat penerangannya, semakin menambah suasana kekeluargaan antar warga masyarakat, dan perlu diketahui juga, bantaran sungai akan sangat terlihat indah dengan banyaknya lampu-lampu dipinggiran sungai yang semakin membuat Ramadhan menjadi special.

“Dari Ibnu Umar RA dan Aisyah berkata, Rasulullah saw bersabda; “Malaikat Jibril senantiasa berpesan kepadaku untuk selalu berbuat baik terhadap tetangga, sehingga aku menyangka bahwa tetangga itu akan ikut mewarisi (HR Bukhari dan Muslim).

      Semoga iniformasi ini bermanfaat bagi para pembaca semuanya. Setiap orang memang memilki caranya masing-masing dalam menjalankan puasa pada bulan ramadhan ini, namun tujuannya tetap sama yakni untuk kembali fitrah dan mendapatkan ridha-Nya. Dengan memaknai Ramadhan dengan sepenuh hati dan menjalankannya dengan niat yang suci, kita semua berharap agar kita dapat menjadi insan yang lebih baik lagi dalam memaknai arti kehidupan sesungguhnya.   اَمِين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن .

Lazada-blog-finalist125

About the Author

Kontributor artikel pada Blog Lazada Competition 2015. Silahkan baca, share dan tuliskan komentar untuk posting keren ini :)

PROMOTION

homepage