Traveling Lady: The World is My Destination

Traveling merupakan kegiatan yang menyenangkan secara umum kemanapun tujuannya. Traveling pada saat sekarang ini menjadi pilihan utama banyak orang untuk melepas kepenatan. Traveling di dalam negeri tidak kalah menyenangkan dibandingkan di luar negeri karena setiap tempat yang dikunjungi mempunyai kisah dan juga kenangan yang berbeda-beda yang akan kita dapatkan.

Pada buku yang ditulis oleh Yatie Asfan Lubis ini akan dipaparkan pengalaman-pengalamannya dalam mengunjungi beberapa negara termasuk juga Indonesia. Anda akan menikmati pemaparan sang penulis dalam buku ini karena penulis merupakan seorang jurnalis. Dalam buku ini juga Anda akan mengetahui tempat-tempat wisata yang belum banyak di kunjungi oleh orang-orang seperti Antartika.

SINOPSIS

Traveling Lady – Yatie Asfan Lubis

“The World is my destination”, adalah angan-angan penulis saat remaja. Berawal dari sini, Yatie Asfan Lubis berhasil membagi perjalanannya keliling dunia ke empat benua, ke lebih dari 10 negara, termasuk Indonesia.
Penulis yang seorang jurnalis, membuat buku ini mempunyai nilai lebih. Selain kita dapat mengenal tempat-tempat wisata yang umum, kita juga diperkenalkan tempat wisata langka, seperti Antartika yang superdingin dengan penghuni mengagumkannya, penguin. Ditambah informasi mengenai sejarah dan kebudayaan daerah yang dikunjungi.

Tahukan Anda:
+ Ternyata perut buncit sang Buddha dipercaya di Beijing sebagai tempat menampung semua permasalahan di dunia.
+ Di Thailand harus mampir ke rumah Jim Thomson, rumah asli Thailand dengan sentuhan Barat. Rumah sekaligus museum yang memamerkan barang tradisional Thailand termasuk sutra Thailand yang terkenal keindahannya.
+ Afrika selatan yang mendebarkan dengan safari binatang liarnya memiliki 11 bahasa selain bahasa Inggris. Negeri yang indah dengan ibu kotanya Johannesburg ini adalah penghasil emas terbesar di dunia.
+ Longwood Garden adalah taman kebanggaan Amerika, dengan koleksi bunga yang bermekaran sepanjang tahun, tanpa mengenal musim.
+ Saat menunaikan Ibadah Haji, sopir kadang-kadang mogok jalan, karena menunggu tip dari jemaah.
+ Dan keindahan warna-warni tenun sumba ternyata tiap warnanya berasal dari warna yang dihasilkan akar atau tumbuhan asli hutan di sana.

Yuk keliling dunia! Pasti mengasyikkan!

Anda dapat membeli dan kemudian menikmati pemaparan sang penulis pada link ini.

 


PROMOTION

homepage