Puasa di Hadang ‘Si Lampu Merah’

Artikel ini di Submit Pada 2015/06/28 Oleh Juwanti (Jujuk)

 

PUASA DIHADANG ‘SI LAMPU MERAH’ — Kehadiran bulan Ramadhan merupakan momen yang tepat untuk perbaikan diri dan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) bagi muslimah. Dengan kebersihan hati akan memunculkan kekuatan iman dan ruhiyah dalam menghadapi problematika kehidupan yang semakin berat.

 

Oleh karena itu, memasuki bulan mulia ini seyogyanya muslimah mempersiapkan segala perbekalan dengan baik, sehingga tujuan Ramadhan yang mulia dapat diraih yaitu peningkatan derajat taqwa. Kemampuan melakukan ibadah di bulan Ramadhan adalah suatu anugerah dan keberkahan dari Allah SWT. Ramadhan bulan penuh berkah dan maghfirah yang nikmatnya tidak hanya terasa dalam hal yang berkaitan dengan akhirat saja, namun dari segi duniawi pun begitu terasa sekali.

 

Kenikmatan beribadah di bulan Ramadhan bagi muslimah kadang terganggu dengan hadirnya ‘tamu bulanan’ atau yang sering disebut dengan haidl. Saat ini memang teknologi kedokteran sudah mampu menunda atau mengatur masa haidl sesuai dengan waktu yang diinginkan, seperti memakan obat untuk menahan haidl. Hal itu memang boleh dilakukan, tetapi alangkah baiknya amal ibadah seorang muslimah adalah mengikuti fitrah yang sudah diberikan Allah kepadanya.

 

Fitrah (haidl) sudah dianugerahkan Allah kepada para muslimah. Sebagaimana telah diterangkan di dalam hadits yang shahih. Mereka ini diwajibkan berbuka (karena tidak syah puasanya) tetapi harus mengganti puasanya di hari-hari lain. Sabda Nabi:

‘‘Aisyah berkata: ‘‘ Saya haidl pada masa Nabi, maka kami disuruh menggantikan dan tidak disuruh menggantikan shalat’’ (HR. Bukhari Muslim).

 

Walupun demikian, memakan obat penunda haidl memang tidak dilarang Agama, karena tidak ada dalil yang melarang sepanjang tidak ada efek bahaya setelah memakan obat-obat penunda haidl. Maka, yang terbaik dilakukan muslimah adalah membiarkan haidl datang secara alami dan misal mau memakan obat-obat penunda haidl harus konsultasi kepada dokter spesialis ahli.

 

Dan sebagai muslimah yang peduli harusnya mengencarkan gerakan kembali pada alam. Sebab, jika selalu bergantung pada obat-obatan sebenarnya tidak baik bagi kesehatan. Semua adalah kemudahan dan skenario dari Allah, maka berbahagialah para muslimah karena Allah sangat memperhatiakan keadaan para muslimah.

 

Lazada blog finalist150

About the Author

Kontributor artikel pada Blog Lazada Competition 2015. Silahkan baca, share dan tuliskan komentar untuk posting keren ini :)

PROMOTION

homepage