Keringanan Berpuasa Karena Lupa

Artikel ini di Submit Pada 2015/07/01 Oleh Choirul Umam

Keringanan Berpuasa Karena Lupa — Bulan Ramadhan merupakan bulan diwajibkannya berpuasa bagi umat muslim seluruh dunia. Hal ini memang sudah sesuai syari’at yang diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW.

Sudah menjadi kodratnya, bahwa manusia dilahirkan di dunia memang telah dilengkapi dengan luput dan lupa. Kedua hal ini sangat melekat dalam pribadi manusia itu sendiri. Karena memang kesempurnaan hanyalah milik Allah semata.

 

Berbicara tentang lupa, tentunya bagi orang yang belum terbiasa berpuasa, terkadang kita semua lupa kalau kita sedang berpuasa. Terlebih kalau baru tanggal – tanggal pertama kita berpuasa. Dengan tidak sengaja, kita makan dan minum. Lantas, bagaimana kita menyikapi hal tersebut. Apakah kita harus meneruskan ibadah puasa kita, atau harus menghentikan puasa dan mendapat dosa karena kita tidak berpuasa, atau harus membayar qadha dan kafarat?

 

Dalam hadits diriwayatkan :

وعن اَبى هريرة رضى الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : من نسي وهو صائم فاكل اوشرب فليتم صومه فانما اطعمه الله وسقاه متفق عليه.

Artinya : Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda. “ Barang siapa lupa bahwa ia sedang berpuasa, lalu ia makan dan minum, hendaknya ia meneruskan puasanya, karena sesungguhnya ia telah diberi makan dan minum oleh Allah”. Muttafaq alaihi.

 

Begitu juga hadits yang lain :

وللحاكم من افطر فى رمضان ناسيا فلا قضاء عليه ولا كفارة. وهو صحيح

Artinya : Menurut riwayat Hakim. “Barang siapa yang berbuka saat puasa ramadhan karena lupa, maka tak ada qadha dan kafarat baginya.” Hadits shahih.

 

Berdasarkan kedua hadits tersebut, sudah jelas bahwa kalau memang kita tidak sengaja berbuka, maka puasa kita tidak batal. Malahan, kita mendapatkan kemurahan dari Allah SWT dengan adanya kita makan dan minum. Kita juga tidak dihukumi dosa karena memang ada udzurnya. Begitu pula dengan qadha dan kafarat, maka hal tersebut tidak wajib bagi kita.

 

Maka, apabila kita lupa, teruskan saja puasa kita dan tidak usah takut mendapat dosa ataupun membayar denda. Karena sesungguhnya Allah Maha Pemurah. Jangan sekali – kali karena lupa, kita membatalkan puasa kita. Karena hal ini menyebabkan kita mendapat dosa. Setelah ingat kalau kita sedang berpuasa, kita harus menghentikan makan dan meneruskan berpuasa. Kalau kita meneruskan makan, sama halnya dengan kita tidak berpuasa.

 

Namun, karena orang yang lupa mendapat kemurahan, janganlah kita melupa dengan sengaja. Kita makan dan minum, setelah ditanya orang lain kita menjawab bahwa kita lupa. Padahal kita lupa dengan sengaja. Na’udzubillah min dzalik.

 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat, amin. Wallahu a’lam.

 

Lazada-blog-finalist125

About the Author

Kontributor artikel pada Blog Lazada Competition 2015. Silahkan baca, share dan tuliskan komentar untuk posting keren ini :)

PROMOTION

homepage