Kebehatan iMessage Apple: Tak Dapat Disadap Agen DEA Sekalipun


iMessage Apple – Apakah Anda pemakai perangkat Apple? Bila iya, bersykurlah karena terdapat aplikasi yang sangat hebat didalamnya. iMessage adalah sebuah aplikasi standar yang sudah tertanam dalam tiap perangkat Apple seperti: Apple iPhone, iPad atau iPod. iMessage fungsinya adalah media untuk chatting dimana Anda bisa bertukar text, gambar atau video sekalipun via koneksi internet. Namun ada kehebatan lain yang terungkap pada aplikasi iMessage ini.

Pernahkah Anda khawatir dengan agen pemerintahan yang akan melacak pembicaraan pribadi Anda dengan seseorang? atau bisnis Anda yang sangat rahasia menjadi terkuak dan berantakan setelah konfersasi Anda terbaca oleh pihak lain? Maka iMessage pada perangkat iOS Apple Anda bisa jadi solusi yang tepat untuk tidak merasakan segala kekhawatiran tersebut.

apple-iphone-imessage-lazada-indonesia

Tidak jarang di berita kita mendengar para tersangka kriminal atau bahkan koruptor diserang oleh barang bukti berupa pembicaraan atau text pada perangkat portabelnya sendiri. Hal ini tidak akan terjadi bila meraka memakai iMessage Apple, para perancang aplikasi iMessage membuat enkripsi iMessage begitu hebat sehingga agen federal pemerintahan pun tidak dapat meretasnya.

Bermula dari sebuah dokumen “Internal Drug Enforcement Administration”  , mengungkapkan bahwa “tidak mungkin untuk menjebol/meretas isi iMessages antara dua perangkat Apple” – bahkan dengan perintah pengadilan yang disetujui oleh seorang hakim federal, karena sistem keamanan Apple terlalu baik.

Lebih lanjut lagi Drug Enforcement Administration (DEA), sebuah organisasi anti narkoba di Amerika — di Indonesia sama dengan BNN — menjelaskan bahwa “iMessages antara dua perangkat Apple dianggap komunikasi terenkripsi dan bagimanapun tidak dapat disadap, terlepas dari penyedia layanan telepon seluler” . Namun, lembaga tersebut juga mengatakan bahwa komunikasi antara perangkat Apple dan perangkat non-Apple “terkadang dapat disadap, tergantung di mana alat penyadap ditempatkan.”

CNET Menjelaskan kepada pemirsanya bagaimana DEA tidak sengaja menemukan kehebatan enkripsi iMessage:
Pada sebuah catatan rahasia (Intelligence Note) DEA, Aplikasi iMessage sempat disinggung, iMessage menjadi perhatian para agen yang mengangkat salah satu kasus obat-obatan terlarang pada sebuah sidang. Mereka menemukan bahwa catatan pesan teks yang telah diperoleh dari provider Verizon Wireless tidak lengkap karena target penyelidikan yang digunakan iMessage, hal ini memperjelas bahwa tidak semua pesan teks (barang bukti) bisa terkumpul untuk diperlihatkan dipengadilan.

dea-hates-imessage-lazada-indonesia

Ketika Apple meluncurkan iMessage pada tahun 2011 silam, perusahaan teknologi yang bermarkas di California, Amerika ini mengatakan bahwa layanan ini (iMessage) akan memiliki “enkripsi end-to-end yang aman,”  dan memang sudah menjadi kebiasaan Apple, bahwa Apple tidak akan membocorkan detail “ramuan rahasia” tiap inovasinya.

Bila sekarang iMessage menjadi aplikasi yang aman untuk para pebisnis gelap atau koruptor, tentu saja pada awalnya teknologi enkripsi iMessage Apple bukan khusus diciptakan untuk menggagalkan penyelidikan polisi atau pihak yang berwajib, namun hanya untuk melindungi pengguna yang tidak bersalah untuk mencegah pesan mereka dibaca, diretas atau dicuri oleh hacker. Mungkin sebaiknya tekonologi enkripsi yang sama harus digunakan oleh setiap penyedia layanan ponsel sebagai fasiltas standar.

Video iMessage – 2011 WWDC Keynote

Produk Apple Terlaris di lazada:

apple1

 

apple2

About the Author

Fariz Ilman Sr. Content Marketing di Lazada Group

PROMOTION

homepage