Bulan puasa (kata siapa, malas tak bisa jadi berkah?)

Artikel ini di submit pada 2015/07/11 Oleh Izzatun Nada

Bulan Puasa (Kata Siapa, Malas Tak Bisa Jadi Berkah?)   — Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-qur’an. Bulan suci yang sangat dinanti oleh seluruh umat islam. Bulan dimana seluruh umat islam berlomba-lomba mengencangkan ikat pinggang keimanan, menancapkan gas ketaqwaan dan melaju cepat secara terus menerus soal pengamalan al-qur’an. Begitu mulianya bulan ramadhan, hingga umat manusia dilonggarkan jalannya oleh Allah untuk menggapai pintu surga. Seluruh setan di kurung, pintu neraka tertutup dan surga akan selalu “welcome”. Insyaallah. Maka dari itu, mari sesama umat islam saling mengingatkan untuk mengundang kebaikan atas ridha Allah dan menjauhkan diri dari hal-hal maksiat yang dibenci oleh Allah.

        Pada bulan ramadhan, umat islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. Mereka yang beriman tentu melaksanakan ibadah puasa tersebut, karena hukum puasa ramadhan adalah wajib. Sebagai umat islam yang taat dan beriman kepada allah, kita tentu percaya kepada rukun islam dimana salah satu rukunnya adalah berpuasa. Jadi, barang siapa yang mengaku umat islam tetapi tidak berpuasa di bulan ramadahan tanpa sebab-sebab tertentu, maka diragukan keimanannya. Perintah berpuasaa diperjelas dengan firman Allah dalam surat Albaqarah ayat 183, yang berbunyi:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertaqwa.”

            Puasa sendiri diartikan sebagai bentuk ibadah dengan menahan haus, lapar dan hawa nafsu yang dimulai sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Bukan hanya sekedar menahan ketiga kunci tersebut, puasa juga harus menahan hal-hal yang dapat membatalakannya dan mengurangi pahala puasa seperti “budaya malas”. Bagi sebagian orang, malas menjadi kata tervaforit di bulan puasa. Akan tetapi, malas tidak selamanya berkonotasi negatif. Ada saat bahwa malas justru dapat mendatangkan berkah. Apa yang anda pikirkan tentang hal ini,? Tidur. Ya, kata tidur sering kali mengiringi kata malas.

        Tidurnya orang puasa di bulan ramadhan adalah ibadah. Jadi, lebih baik tidur dari pada melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan dosa-dosa baru. Kurang lebih itulah alasan mereka yang memilih tidur di bulan puasa. Inilah mengapa bulan ramadhan begitu mulia, tidur saja dapat dinilai ibadah. Ibadah mana yang tak akan mendatangkan berkah?. Setiap ibadah pasti disertai dengan keberkahan.

        Tentu saja hal ini dipertimbangkan atas ucapan sebelumnya “dari pada melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan dosa-dosa baru”. Banyak pengkaji agama yang pro dan kontra dengan opini masyarakat bahwa tidur termasuk dalam ibadah. Memang tidak bisa diartikan secara mentah, harus ada pembanding yang berderajat dibawahnya seperti berjudi, ghibah, bermain game, pacaran berdua-dua an, hangout tanpa tujuan jelas, dan lain-lain. Kadang perilaku malas seperti tidur itu diperlukan. Tetapi bukan berarti membenarkan perilaku malas yang sesungguhnya. Seperti tidur seharian lalu bangun ketika adzan maghrib, itu keterlaluan. Hal ini akan berbeda bila kita membandingkan dengan satu tingkat diatasnya, misalnya tadarus. Membaca alqur’an di bulan ramadhan sungguh perbuatan yang mulia. Pahala yang didapatkan juga berlimpah. Seperti pepatah arab mengatakan “Mengajilah walau hanya satu ayat.” Begitu banyak ibadah yang bisa dilakukan untuk lebih banyak mendapatkan berkah ramadhan. Tarawih dan witir adalah salah satu yang sering kita dengar. Sementara banyak ibadah lain yang sering kita lupakan seperti bersedekah, bersyukur, membantu kedua orang tua, membalas salam, berdzikir, bahkan sekedar senyum tipis pun sudah merupakan ibadah. Subhanallah.

        See, malas dapat pula jadi berkah ramadhan. Tetapi bukan berarti perilaku malas selalu dibenarkan. Bijak menggunakan waktu akan mengantarmu pada kebaikan dan kemanfaatan. Masih ingin tidur seharian? Atau membaginya dengan tadarus dan dzikir ?, think and manage it well.

-If you change your time, you also change the world. –

-Dan rebut ramadhan menjadi berkah mu-

Lazada-blog-finalist125

About the Author

Kontributor artikel pada Blog Lazada Competition 2015. Silahkan baca, share dan tuliskan komentar untuk posting keren ini :)

PROMOTION

homepage