Boleh Mudik Asalkan Asyik dan Aman

Posting Ini Di Submit Oleh: Ridha Setyasih – Juli 2014

Boleh Mudik Asalkan Asyik dan Aman — Rangkaian kemeriahan Ramadhan setiap tahun selalu berakhir dengan suatu perhelatan besar yaitu Mudik. Mudik sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Mudik biasanya merupakan perjalanan pulang dari kota menuju kampung halaman. Ya, kota (terutama kota besar) masih menjadi lahan favorite untuk mencari rejeki sebagian orang. Entah itu di bidang fomal seperti pegawai negeri, karyawan swasta ataupun sektor usaha kecil seperti pedagang makanan dan lain-lain.

Berbagai instansi selalu siap siaga dalam menghadapi arus mudik ini mulai dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, juga awak media yang sigap memberikan informasi seputar arus mudik ini.

Kita tentu ingin mudik kita berjalan lancar hingga bisa berkumpul bersama keluarga dikampung tercinta. Namun, fakta mengatakan bahwa setiap tahun, mudik seringkali merenggut banyak nyawa. Kita tentunya tidak boleh apatis menganggap bahwa keselamatan mudik hanya tanggung jawab dari lembaga Kepolisan atau lembaga lainnya. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama.

Nah, pada tulisan kali ini saya ingin berbagi sedikit informasi bagaimana sih supaya mudik khususnya saat kita membawa mobil sendiri kita itu asyik dan yang paling penting aman? Bagi sebagian orang yang jarak kampung halaman atau tujuan mudiknya dekat, sangat mudah hanya dengan hitungan jam saja sudah sampai. Berbeda jika bagi mereka yang kampung halamannya jauh, menempuh waktu berjam-jam bahkan berhari-hari. Energi yang diperlukan sangatlah besar begitu juga dana. Oleh karena itu sangat penting jika kita mempersiapkan segala sesuatunya. Karena keselamatan merupakan fungsi yang dipengaruhi oleh faktor pengemudi sendiri, kendaraan serta kondisi jalan, maka sebaiknya dalam melakukan persiapan mudik kita, mengecek ketiga hal tersebut. Berikut adalah beberapa tips agar mudik kita asyik dan aman :

1. Kondisi Diri OKE

Mutlak kita harus persiapkan kondisi kita baik fisik maupun mental saat berkendara. Kitalah yang lebih tahu tentang kondisi diri kita sendiri. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain : stres, emosi. lelah, badan kurang fit, pendengaran terganggu, mata sakit, dan lain lain. Alangkah pentingnya jika kita juga mengenali jam-jam biologis kita misalnya Kapan kita berada di kondisi paling waspada atau kapan kita biasanya menemui kondisi paling mengantuk.Kapan kita ingin buang air kecil atau ke toilet.

Tak dipungkiri, rasa lelah berkontribusi tinggi dalam terjadinya kecelakaan, bila kita sudah merasa lelah ada baiknya jangan terlalu memaksakan berkendara. Sangat dianjurkan menepi dan istirahat dulu, atau bisa tidur beberapa jam agar tubuh kembali bugar dan siap melanjutkan perjalanan.

Tak ada salahnya jika kita tidur selama 10-45 menit sebelum berangkat mudik supaya kita tidak terlalu mengantuk. Saat mengalami micro Sleep atau dalam Bahasa Sunda dikenal dengan Istilah “nyundutan/ngalenyap” , istirahatlah terlebih dahulu jangan teruskan perjalanan. Ingat anda bukanlah Superman yang bisa nyetir nonstop. Atau, secara rutin Istirahatlah setiap 3 jam sekali.

2. Perhatikan Pola Makan

Sebisa mungkin kita mempertahankan jam makan saat dalam perjalanan mudik seperti dirumah. Jika anda biasa makan siang jam 11.00, menepilah dan segera makan dengan mencari warung makan atau makan dari bekal yang anda bawa. Jika perjalanan dilakukan saat sedang berpuasa, juga tetap ikuti jam makan seperti halnya di rumah. Ini setidaknya memberikan isyarat pada tubuh kita bahwa kita dalam kondisi nyaman seperti halnya di rumah. Perasaan nyaman inilah yang bisa membuat kita betah selama melakukan perjalanan mudik. Jangan menggunkaan alkohol dan mengkonsumsi obat yang dapat mempengaruhi kemampuan mengemudi Anda.

3. Kendaraan OKE

Setelah kondisi diri Oke, pastikan kendaraan yang kita miliki juga oke. Percuma jika kita siap namun kondisi kendaraan kita tidak siap tempur. Beberapa hal yang harus dicek meliputi kondisi mesin, Kondisi rem, Gear/transmisi, kelistrikan, ban, patikan tekanan angin, kaca spion, AC, kebersihan interior, sabuk pengaman serta kesiapan bahan bakar. Tidak ada salahnya anda membawa bahan bakar cadangan selama di perjalanan. Ini setidaknya bisa menolong kita saat tangki sudah menipis namun kondisi jalan macet dan pom bensin masih jauh. Tentu kita tidak mau menyiksa diri kita mendorong kendaraan kita dalam kemacetan bukan?

4. Perhatikan Waktu

Tidak salah jika kita mengetahui jam-jam rawan kecelakaan di Indonesia. Memang, kalau sudah takdir kecelakaan bisa terjadi di mana saja dan dalam waktu kapan saja. Namun berdasarkan informasi, di Indonesia ternyata jam paling rawan terjadinya kecelakaan justru di rentang jam 12.00 hingga 18.00. Data Korlantas Polri. Pada 2013, setiap hari rata-rata terjadi 87 kasus kecelakaan pada rentang waktu tersebut. (http://log.viva.co.id/news/read/507749-jam-paling-rawan-kecelakaan-di-indonesia )
Ya mungkin kepadatan volume kendaraan disinyalir menjadi salah satu penyebabnya. Pada jam tersebut khan aktifitas warga kota maupun penduduk Indonesia secara umum sedang ramai-ramainya. Mereka ada yang mengais rezeki berjualan, mencari ilmu, hingga aktifitas sosial lainnya. Ketika banyak kendaraan yang lalu lalang, bukan mustahil potensi untuk terjadinya kecelakaan juga kian membesar.

Saat volume kepadatan di jalan raya meningkat ini, tidak menutup kemungkinan anda akan mengalami stress. Belum lagi kalau mudik dilakukan ketika bulan puasa masih berlangsung. Wadawwww rasa lapar dan haus pasti menambah beban berat selama perjalanan. Emosi mudah meletup dan rasa sabar terkikis membuat perilaku kita kadang tak terkontrol. Jadilah perilaku yang ugal-ugalan alias tidak tertib dengan melabrak segala aturan yang ada.

Dengan mengetahui jam-jam rawan kecelakaan ini, kita sebisa mungkin menghindari jam tersebut, namun kalau sudah terlanjur tentunya kita bisa mempersiapkan diris sejak awal untuk menghadapi situasi demikian misalnya : mendengarkan musik atau menyiapkan tebak-tebakan ringan, atau rekaman cerita-cerita lucu yang biasa disiarkan di radio. Jaman sudah canggih, kita bisa mendowloadnya melalu berbagai media seperti Youtube. Hindari mendengarkan lagu/musik dengan beat yang berulang-ulang (monoton) saat mengemudi. Ini akan membuat anda bosan, jenuh bahkan mengantuk.

5. Kondisi Jalan

Nah hal lain yang dapat mempengaruhi keselamatan kita adalah Konisi jalan/jalur yang kita pilih. Ada baiknya kita menyusun rencana perjalanan saat mau mudik, baik jalur mana yang akan kita tempuh dan lokasi mana saja dan jam berapa saja kita akan beristirahat.

6. Siapkan Uang

Uang memang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang adalah ungkapan yang tepat terutama saat kita melakukan perjalanan mudik. Alangkah baiknya kita mempersiapkan uang jika terjadi hal-hal tak terduga di jalan karena tidak menjamin ketika kita melewati daerah-daerah tertentu mesin ATM akan mudah dicari.

7. Asuransi

Nah, ini yang juga penting. Meskipun kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, Banyak hal yang tidak terduga yang bisa mengganggu perjalanan mudik kita. Kita sudah cari selamat, eh gak taunya orang lain malah ceroboh yang menyebabkan kita ikut mengalami kecelakakaan. Tak ada salahnya jika kita sudah memproteksi diri kita serta membuat asuransi mobil yang kita. Setidaknya ini akan membuat kita tetap merasa tenang dan nyaman bila kecelakaan menimpa kita. Karena kita sudah mengalihkan resiko yang terjadi kepada kita ke pihak lain. Jangan sampai hati sudah sumringah membayangkan bertemu keluarga di kampung, eh kendaraaan kita menjadi penyok tersenggol kendaraan lain yang membuat kita bete sepanjang perjalanan. Dengan asuransi, kita dapat melakukan klaim atas kerusakan yang kita alami karena kecelakaan.

8. Berdoa

Jangan lupakan Tuhan sebelum dan selama kita melakukan perjalanan mudik. Bagaimana pun Tuhan lah yang berkehendak atas nasib kita selama di Jalan. Berdoalah semoga kita diberi kelancaran perjalanan dan sampai di tempat tujuan selamat.
Sekian tips dari saya, semoga bermanfaat. Selamat berpuasa, dan sekali lagi ingat? Boleh mudik asalkan aman ya.

stamp-Blog-Finalist-02

About the Author

Kontributor artikel pada Blog Lazada Competition 2015. Silahkan baca, share dan tuliskan komentar untuk posting keren ini :)

PROMOTION

homepage