Berbuka tanpa Kolak?

Posting Ini Di Submit Oleh: Priska – Juli 2014

BERBUKA TANPA KOLAK? — Bulan Ramadhan yang didambakan umat muslim di seluruh dunia. Sungguh beruntung bagi kita yang masih diberi kesempatan berjumpa kembali ramadhan ini. Bulan yang suci penuh cita rasa. Kenapa bisa jadi cita rasa? Tentu saja, dengan datangnya bulan ramadhan ini kegembiran disambut masyarakat kita dengan menghidangkan makanan yang beraneka ragam. Di setiap daerah, pedagang akan menjual berbagai menu makanan rumahan yang hanya bisa dijumpai di bulan ramadhan. Mulai dari makanan khas daerah, roti kering/basah, es cendol, es buah, kurma dan tentunya kolak isi pisang dan ketela.

Kalau tidak pakai kolak saat berbuka, rasanya pasti beda. Sudah menjadi hal yang identik saat berbuka dengan menikmati kolak. Kolak bisa dikatakan sebagai pengganti buah manis kurma sebagai tradisi berbuka masyarakat kita . Tidak bisa dipungkiri, terkadang kita lupa mempertimbangkan berapa kalori yang kita santap saat berbuka.

Waspada diabetes. Maha besar Allah SWT yang telah melarang kita untuk tidak berlebih-lebihan. Sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik. Diabetes telah menjadi penyakit yang ditakuti. Penyebab penyakit ini antara lain adalah penyakit keturunan, gaya hidup yang tak sehat dan konsumsi gula secara berlebihan. Seorang muslim yang didiagnosa diabetes dapat melaksanakan puasa di bulan Ramadhan.

Namun, harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mereka. Penderita diabetes dianjurkan untuk diet kalori, sehingga saat berbuka atau menyantap makanan mereka perlu mempertimbangkan kalori yang harus mereka makan. Tentu saja, penderita diabetes tidak dapat leluasa menikmati makanan manis di bulan ramadhan tanpa mempertimbangkan diet mereka. Akankah kita siap kehilangan pengalaman bulan ramadhan ini?

Siapkah didiagnosa diabetes dan tidak dapat menikmati kolak favorit? Alangkah baiknya kita mencegah agar dapat menikmati bulan suci dengan makan dan minum secara tidak berlebihan. Tentu saja dengan dapat menyantap kolak atau makanan manis sesuai porsinya. Berikut ini tips berpuasa untuk penderita diabetes:

  1. Berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter, ketika ingin berpuasa.
  2. Cek gula darah tiap hari, sebelum menjalani puasa.
  3. Saat sahur pertimbangkan cairan untuk kebutuhan sehari, serta suntik insulin.
  4. Jangan berolahraga dipagi hari, karena akan mengurangi kalori untuk puasa sehari. Istirahat yang cukup.
  5. Menu berbuka harus memperimbangkan diet kalori yang dianjurkan dokter. Memenuhi cairan yang telah berkurang karena seharian berpuasa. Buah apel, dan sayur brokoli dapat dikonsumsi.
  6. Jangan lupa untuk menyuntikkan insulin sebelum berbuka dan sahur.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat. Apabila ada kalimat dalam artikel yang tidak sesuai saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. 🙂

stamp-Blog-Finalist-02

About the Author

Kontributor artikel pada Blog Lazada Competition 2015. Silahkan baca, share dan tuliskan komentar untuk posting keren ini :)

PROMOTION

homepage