Benarkah Lazada Affiliate Program Menipu (Cheating) Pada Publisher?

DFA (DoubleClick for Advertiser) TIDAK Pengaruhi Komisi Affiliate Lazada — Hai publisher! Inilah yang seringkali menjadi pertanyaan para affiliaters lazada.co.id:

“Apakah Lazada.co.id curangi para affiliate-nya dengan banner DFA?”

Pertanyaan tersebut sangat cerdas dan kami sangat menanti kesempatan untuk menjawab dan menjelaskannya kepada Anda.

Singkat kata, DFA (DoubleClick for Advertiser) sedikitpun tidak mempengaruhi atau bahkan mengurangi komisi para affiliate Lazada. Lantas apa DFA itu? Kenapa Lazada.co.id memakai DFA pada tiap banner pada website-nya? Mari kita tambah ilmu dengan melihat fakta apa sebetulnya DFA tersebut.

Pengertian DFA

DFA (DoubleClick for Advertiser) adalah salah satu produk Google yang memudahkan pemakainya untuk mengetahui statistik dan segmentasi secara lebih targeted. DFA dipakai untuk SEGMENTASI + Tracking Banner internal. DFA menyediakan informasi data seperti: Web browser, Operating System, ISP, Bandwidth, Time of day. DFA juga menyediakan informasi cookie yang dapat digunakan untuk menentukan banner apa yang akan ditampilkan. Lihat penjelasan oleh Google disini: http://www.google.com/doubleclick/

Tujuan Lazada.co.id Pakai DFA?

Website sebesar lazada.co.id membutuhkan layanan DFA untuk mendapatkan berbagai laporan data, agar tiap banner yang ada di lazada.co.id tercatat performanya dan promosi-promosi dapat berlangsung efektif. JADI, DFA BUKANLAH SEMACAM IKLAN atau LINK ADS untuk mendapatkan keuntungan atau menjegal Last Click Affiliaters lazada. Keuntungan lazada.co.id memakai DFA adalah mengkontrol, mengganti dan mendapatkan berbagai jenis data mengenai banner yang sedang ditampilkan atau akan ditampilkan.

Pengaruhnya Bagi Para Affiliate Lazada?

Di Lazada.co.id, kami memiliki tim tim on-site khusus yang mengurusi soal banner-banner DFA. Untuk program affiliate pun kami memiliki tim yang menyaring keabsahan last clik yang dapat memastikan bahwa link tracking DFA sama sekali TIDAK MEMPENGARUHI Last Click. Berikut analoginya:

Budi –> Google –> Web affiliate + link affiliate –> Produk Lazada –> ad.doubleclick.net (homepage lazada) –> lazada –> belanja dan bayar –> Affiliate Tetep Dibayar karena DFA bukan paid channel.

So kesimpulannya, DFA bukanlah paid channel apalagi link iklan. DFA digunakan lazada untuk menarik data performa banner pada pada hompage lazada, agar banner yang tampil efisien. Karena itu, tidak ada hubungannya antara DFA dengan sistem last click yang lazada terapkan pada program affiliate-nya.

About the Author

Fariz Ilman Sr. Content Marketing di Lazada Group

PROMOTION

homepage