Bekerja, Bukan Alasan untuk Tidak Beramal

Posting Ini Di Submit Oleh: Watatun solikhatun – Juli 2014

Bekerja, Bukan Alasan untuk Tidak Beramal — Marhaban ya syahru romadhon. Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan penuh maghfiroh. Setiap diri tentu menginginkan bulan itu terus menemaninya, karena bulan ini mempunyai banyak keistimewaan dibandingkan bulan- bulan yang lainnya. Meski, aktivitas tetap berjalan seperti siang hari pada umumnya, akan ditemui hal- hal yang berbeda ketika sore sudah menyapa sampai malam, dan ketika pagi menjelang.

Berbagai amalan pun dilakukan untuk mendapatkan ganjaran yang berlipat- lipat sebagai bekal menuju akhirat kelak. Tentu, bagi para pencari Tuhan, ibadah dimanapun tetap bisa dilakukan, hehe, tidak mau ketinggalan sama urusan kerjaan ya.. Bagus, memang seharusnya begitu. 🙂 karena memang hakikatnya berpuasa tidak hanya lahir,melainkan batinnya juga. Puasa lahiriyah itu adalah menahan diri dari makan, minum dan segala sesuatu yang membatalkan puasa dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Sedangkan puasa batin inilah yang menahan hawa nafsu selama hari- hari masih berputar. Salah satu dampak positif darinya adalah ia akan lebih mudah menjaga konsistensi untuk beramal/ beribadah pula.

Bagi para karyawan pabrik atau kantoran, ketika siang hari mempunyai banyak waktu di tempat kerja pastinya. Tapi, tentu ada jam- jam luang saat pagi misalnya, yang bisa digunakannya untuk beribadah shalat dhuha atau sekedar membaca Al Qur-an beberapa ayat. Begitupun ketika ada jam istirahat siang, kita bisa manfaatkan untuk tadarus kembali setelah sholat fardu ditunaikan. Kerja kita pun dapat bernilai ibadah pula, jika niatnya kerana Allah semata. Menjadi berkah jika kita lakukan karenya Allah. Tangan dan kaki serta otak kita, mungki tidak berhenti bergerak untuk bekerja.

Dan satu lagi yang juga tidak boleh untuk diam tak bekerja adalah hati. Biarkan hati itu juga ikut bekerja denganNya, melayaniNya dengan kalimah- kalimah pencuci hati agar ia terjaga kebersihannya dari pekerjaan- pekerjaan yang membuat hati itu kotor.
Dengan begitu, bukan berati kita para pekerja tidak mempunyai kesempatan yang sama dengan mereka yang punya banyak waktu untuk menuntut ilmu di sekolah atau pesantren bukan? Karena disiang hari waktu dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya serta malampun tak terlewatkan dengan ibadah- ibadah sunah seperti tarawih dan tadarus bersama yang biasa diadakan di mesjid- mesjid. Plus dapet takjil pula..hehe.

Subhanallah,ibadah di bulan Ramadhan memqng membawa banyak berkah. Baik itu yang terlihat oleh mata zahir maupun batin,semua itu terasa isndah dan istimewa… Ust..bahkan lebih istimewa dari istimewanya Cerribelle loh.. 🙂

Maka, tetaplah istiqomah dimanapun kita berada. Karena Tuhan ada dimana- mana. Karena Ia tidak melihat rupa,namun hati kita. Tetaplah istiqomah dalam lapar dahaga dibulan SuciNya, karena sungguh rugilah perniagaan hamba tanpa amal ibadah dibulan yang penuh berlipat berkah dqri al Haqq Azza wa Jalla.
Salam.Bening sahabat 🙂

stamp-Blog-Finalist-02


PROMOTION

homepage