Bangun Kesiangan Saat Sahur? Itu Bumbunya Ramadhan

Artikel ini di Submit Pada 29/6/2015 Oleh sis woyo

 

Bangun Kesiangan Saat Sahur? Itu Bumbunya Ramadhan — Satu hal yang selalu penulis ingat tentang unik dan menariknya bulan ramadhan adalah saat bangun kesiangan ketika sahur. Karena setiap kali menjalani ibadah puasa pada tahun-tahun sebelumnya penulis selalu mengalami bangun kesiangan saat sahur paling tidak untuk satu atau dua hari dalam satu bulan ramadhan. Penulis juga percaya tentunya hal ini juga banyak dialami umat muslim yang menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan. Frekuensi bangun kesiangan tersebut memang hanya sedikit sekali, tetapi harapan penulis untuk diri sendiri dan umat muslim lainnya agar hal tersebut tidak perlu terjadi agar ibadah kita semakin lancar.

 

Makan sahur sangat penting bagi kita yang menjalankan ibadah puasa, karena di siang hari kita tidak makan dan minum selama lebih dari belasan jam. Karena itu jangan sampai kita melewatkannya. Namun karena kegiatan sahur memang dilakukan dini hari sebelum fajar atau lebih awal dari waktu bangun tidur kita yang biasanya, maka tidak jarang kita melewatkan kegiatan sahur karena bangun kesiangan. Dan umumnya itu terjadi pada minggu terakhir bulan ramadhan, saat tubuh mulai lelah dengan meningkatnya kegiatan ibadah bila dibandingkan dengan hari-hari biasa.

 

Adalah saat-saat yang sangat menegangkan ketika kita masih sempat melakukan sahur namun dengan waktu yang sangat terbatas karena waktu sahur akan segera habis, alias kita bangun kesiangan. Semua akan kita lakukan dengan sangat tergesa-gesa, kita akan menyantap makanan dan minuman seadanya yang tentunya sangat jauh dari cukup. Ketegangan tersebut baru akan mereda setelah waktu sahur sudah habis dan rasanya juga melelahkan seperti kita telah melakukan kerja berat. Teramat tidak menyenangkan memang jika kita mengalaminya, apalagi jika sahur kita gagal total karena saat terbangun ternyata sudah lewat waktunya . Namun hal tersebut cukup menyenangkan untuk dikenang hingga bisa membuat kita tersenyum sendiri ketika mengingatnya. Itu adalah salah satu bumbunya bulan ramadhan hingga terasa lebih sedap.

 

Untuk menyiasati kesiangan bangun sahur yang mungkin akan dialami, kita bisa memperhatikan hal-hal berikut :

1. Sebisa mungkin jangan sampai kita bangun kesiangan dengan mempersenjatai diri dengan alarm atau timer. Saat ini banyak yang menggunakan handphone sebagai alarm, namun menurut pengalaman itu tidaklah cukup, sebaiknya kita juga menyiapkan jam weker yang suaranya jelas lebih keras daripada alarm handphone.

 

2. Jika sudah terjaga dan mendengar suara alarm segeralah beranjak dari tempat tidur, jangan pernah berpikir untuk tidur lagi sebentar selama beberapa menit, karena itu bisa jadi pertanda bahwa kita akan bangun kesiangan.

 

3. Sebaiknya sudah tersedia hidangan untuk sahur esok hari sehingga pada saat sahur hanya perlu menghangatkan makanan saja atau jika memang perlu ada masakan baru, jangan terlalu banyak macamnya sehingga bisa menghemat waktu.

 

4. Sediakan makanan yang siap dikonsumsi untuk mengantisipasi jika saat bangun tidur ternyata waktu sahur hanya tersisa beberapa menit saja, misalnya roti dan kurma. Jangan lupa untuk mengutamakan minum air putih.

 

5. Saat berbuka puasa hingga waktu tidur usahakan untuk mengkonsumsi makanan dan minum air putih dalam porsi yang cukup, untuk mengantisipasi jika ternyata kita melewatkan waktu sahur, sehingga apabila tetap berpuasa dalam keadaan tanpa makan sahur masih punya cadangan tenaga.

 

Semoga dengan memperhatikan tips-tips tersebut kita dapat mengatasi keadaan saat kesiangan sahur, dan sebisa mungkin jangan sampai mengalaminya. Bagi yang belum memiliki jam weker, masih ada waktu untuk membelinya, silahkan mengunjungi lazada.co.id tempat berbelanja mudah dan terpercaya, dan tentunya tersedia beragam barang berkualitas.

 

Lazada blog finalist

About the Author

Kontributor artikel pada Blog Lazada Competition 2015. Silahkan baca, share dan tuliskan komentar untuk posting keren ini :)

PROMOTION

homepage