7 tradisi yang melekat pada masyarakat Indonesia dipenghujung bulan Ramadhan alias menjelang lebaran

Posting Ini Di Submit Oleh: Fedian – Juli 2014

7 tradisi yang melekat pada masyarakat Indonesia dipenghujung bulan Ramadhan alias menjelang lebaran — Indonesia menjadi negara yang memiliki keunikan tersendiri dalam menyambut hari raya Idul Fitri dan tanpa disadari rutinitas tersebut semakin mengakar kuat dan menjadi tidak terelakkan dalam kehidupan orang Indonesia. Berikut adalah tujuh tradisi yang melekat pada masyarakat Indonesia dipenghujung bulan Ramadhan alias menjelang lebaran yaitu sebagai berikut:

1.Mudik

Istilah mudik sering kita dengar dan diucapkan banyak orang yang hendak akan pulang kampung (pulkam) dari tempat perantauan mereka bekerja. Tetapi tahukah anda bahwamudik ternyata telah ada semenjak zaman nenek moyang kita dahulu. Ingatkah anda saat guru sejarah anda di sekolah SMP atau SMA menerangkan mengenai zaman prasejarah atau zaman batu, baik zaman batu tua (paleolitikhum), zaman batu tengah (mesolitikhum), zaman batu muda (neolitikhum), dan zaman batu besar (megalitikhum). Sedikit flashback, bahwa kebiasaan hidup mereka yang nomaden atau berpindah-pindah tempat untuk berburu dan mengumpulkan bahan makan membuat para manusia purba pergi dari tempat tinggal asli mereka yang berkumpulnya keluarga harus mereka tinggalkan. Dan pada waktu yang mereka tentukan sendiri berdasarkan pengamatan alam mengingatkan mereka akan kampung halaman dan berbondong-bondong kelompok-kelompok manusia purba kembali ke kampung halaman secara sengaja dilakukan untuk mengetahui keadaan dan melepas rindu pada kampung dan keluarga mereka (ingat belum ada alat komunikasi nirkabel). Sejarah yang membuktikan masih eksisnya kejadian/peristiwa masa lampau terhadap populernya istilah mudik saat ini.

2.Kerja bakti/bersih-bersih

Bagi anda yang mengagendakan kegiatan kerja bakti dirumah rasanya tidak akan menganggap hal ini wajar alias biasa saja. Menurut kalangan ustad/kyai menyambut Idul Fitri manusia menjadi suci bersih seperti bayi yang baru lahir, alangkah lebih afdolnya lingkungan tempat tinggal kita juga tidak diluputkan dari masalah kebersihan mengingat kebersihan sebagian daripada iman. Faktanya rumah tempat tinggal kita akan menjadi wadah silahturrahmi bagi sanak keluarga, tetangga,sahabat-sahabat sekitar lingkungan. Pastinya anda ingin tampil sempurna dihadapan para tamu-tamu dan membuat mereka senyaman-nyamannya berada dalam rumah anda.

3.Menyiapkan kue lebaran

Kue lebaran adalah salah satu dari sekian kebutuhan-kebutuhan saat menyambut lebaran. Khususnya yang banyak disibukkan dengan hidangan-hidangan ramadhan yaitu ibu-ibu yang disibukkan dengan membuat kue lebaran. Tidak cukup dengan satu kue saja namun beberapa jenis-jenis kue menumpuk di meja ruang tamu. Kue nastar, kue lidah kucing, kue kastangel, kue putri salju, kue bakiak, aneka krupuk dan rengginang, dan masih banyak jenis kue favorit setiap keluarga dan harus tersedia. Namun semuanya masih dalam taraf wajar karena lebih mengakrabkan dengan tamu-tamu yang datang silaturrahmi.

4.THR

Tunjangan hari raya atau THR selalu diberikan setiap tahun terutama momen lebaran. Bagi guru dan dosen yang sudah PNS turunnya gaji ke-13, bagi buruh THR turun dari pemilik perusahaan tempat dirinya bekerja. THR ternyata dapat menjadi semangat kerja, motivasi kerja seseorang. Bagi pemilik perusahaan agar roda perusahaannya dapat berjalan terus perlu memikirkan nasib kaum buruh-buruh dalam rangka menyejahterakan mereka.

5.Tukar uang eceran

Momen lebaran adalah hari yang sangat dinantikan oleh semua orang muslim di dunia ini termasuk anak-anak. Canda tawa anak-anak terpancar saat mereka menerima uang jajan lebaran dari kunjungan mereka di setiap rumah-rumah. Maka bagi anda yang tinggal di lingkungan yang banyak bergerombol anak-anak kecil bersiap-siaplah menukarkan uang besaranda ke beberapa jasa penukaran uang eceran.

6.Baju baru

Penampilan yang modis saat lebaran adalah hal wajib dan kebanggaan sebagian orang. Entah karena kepercayaan dirinya tumbuh saat hari lebaran saja atau sekedar ikut-ikutan orang lain dalam berbusana, itu semua kembali ke individu masing-masing. Faktanya omset penjualan pedagang busana menjadi berlipat dari hasil penjualan seperti bulan-bulan biasa.

7.Liburan

Bagi anda yang bekerja sebagai karyawan sebuah perusahaan yang menuntut kerja selama 12 jam bahkan bisa sampai lebih, momen hari raya adalah tepat untuk anda mencurahkan kasih sayang anda pada keluarga tanpa ada tekanan waktu. Sebagai pekerja keras anda juga wajib menjaga stamina dan mengatur jadwal hidup anda. Manajemen waktu menjadi senjata pamungkas anda untuk menuntaskan berbagai jadwal kesibukan di kantor dan problem masalah baik interen atau eksteren.

Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan sebagai bulan refleksi terhadap bulan-bulan lain yang terdapat perbuatan-perbuatan yang dilakukan tanpa adanya batasan kontrol. Dengan bulan ramadhan maka kita telah dapat merubah pola hidup yang memberikan sisi positif dalam kehidupan kita. Maka seyogyanya kita tetap menjaga kemuliaan bulan ini dengan amalan-amalan dan menjalankan ibadah serta menjauhi diri dari hal-hal yang bersifat merugikan baik diri sendiri maupun orang lain.

stamp-Blog-Finalist-02


PROMOTION

homepage