5 Trik Simple Memonitor Tumbuh Kembang Anak Untuk Ibu Pekerja

5 Trik Simple Memonitor Tumbuh Kembang Anak Untuk Ibu Pekerja — Tahukah anda? Tumbuh kembang anak dimulai dari usia 0 bulan dan tiga tahun pertama sejak lahir merupakan masa keemasan perkembangan anak atau selalu disebut dengan Golden Age. Di usia tiga tahun pertamanya, pembentukan otaknya merupakan periode yang paling penting karena akan tumbuh pesat hingga 70-80%.

ibu bekerja dan anak bermain

Dalam perkembangan anak, peran penting orang tua sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan karakter yang tepat pada anak. Namun di zaman modern ini, wanita tidak hanya menjadi seorang ibu dan berdiam diri dirumah melainkan banyak ibu yang sekaligus menjadi wanita karir.

Hal ini mengharuskan seorang ibu untuk bekerja di luar rumah dan terpisah dengan anak. Walaupun anda terpisah dengan anak anda, anda tetap bisa memonitor tumbuh kembang anak anda. Berikut lima trik simple untuk memonitor tumbuh kembang anak anda.

 

1. Luangkan Komunikasi

Komunikasi adalah hal yang paling utama dalam mengawasi tumbuh kembang anak dan keharmonisan keluarga. Komunikasi tidak harus 24 jam penuh, namun disela-sela pekerjaan, luangkanlah waktu untuk menelpon menanyakan kabar atau apa yang sedang dilakukan sang anak.

 

2. Ketahui Jadwal Kegiatan

Ketahuilah jadwal kegiatan anak anda, kapan anak pulang sekolah, kapan anak les dan lain-lain. Lakukan komunikasi anda via telepon dan tanya kabarnya dan minta sang anak untuk menceritakan kegiatannya pada hari itu. Jangan lupa untuk mengingatkan anak untuk makan, beristirahat dan sholat bagi yang muslim. Dengan mengetahui jadwal anak, mungkin Anda dapat mencuri-curi waktu untuk bertemu dengan anak ditengah-tengah jam kerja yang ketat.

 

3. Quality Time

Quality Time tidak hanya menyisihkan waktu untuk sang anak, tapi anda juga bisa melakukan hal-hal yang manis agar anak anda tetap teringat dengan orang tua meskipun sang ibu tidak bersama anak. Anda bisa sisipkan love letters di dalam tas bekal makan siangnya. Tulis pesan yang ingin anda sampaikan dengan kata-kata manis  dan penuh kasi saying, jangan lupa tuliskan harapan anda pada anak anda ketika di sekolah. Jika anak anda masih belum bisa membaca, anda bisa memberikan gambar yang menggambarkan pesan anda. Hal ini terbukti mampu mendorong anak lebih semangat.

 

4. Pendekatan dengan Teman Anak atau Guru

Tidak hanya menjadi ibu, anda juga harus menjadi teman untuk anak dan teman-teman anak anda. Anda dapat menyimpan nomor handphone teman-teman terdekat atau guru di sekolah anak anda. Hal ini sangat bermanfaat jika anda tidak mendapatkan kabar dari anak anda. Menjadi ibu yang juga bisa memposisikan dirinya sebagai teman, sangat menguntungkan bagi anda karena anak dan teman-teman anak anda akan merasa nyaman untuk menceritakan segala sesuatunya dengan anda.

 

5. Menemani anak

Ketika anda pulang kantor, sempatkan untuk menemani anak belajar dan mengantarkan tidur. Anda bisa menanyakan kegiatan sang anak seharian dan apa yang terjadi di lingkungannya tadi. Saat bangun pagi, anda bisa menyiapkan sarapan untuk anak dan menyiapkan bekal makan siang untuk anak di sekolah. Saat sarapan, anda bisa menanyakan apa yang akan anak anda lakukan hari itu dan berikan suntikan semangat positif.

 

Teruntuk para ibu yang sedang bekerja di kantor, jangan khawatir tidak bisa memperhatikan atau memonitor anak anda. Semoga lima tips diatas bermanfaat untuk anda!


PROMOTION

homepage