3 Amalan sunnah Saat Berbuka Puasa, Kalian Tahu gak sih?

Artikel ini di Submit Pada 2015/07/02 Oleh Misbahudin

 

3 Amalan sunnah Saat Berbuka Puasa, Kalian Tahu gak sih? — Bulan puasa adalah bulan penuh rahmat dan nikmat dari Allah SWT. Begitu juga nikmat ketika orang berbuka puasa karena disaat ini semua orang yang telah menjalankan puasa selama 1 hari sudah diperbolehkan makan dan minum sebagai pelepas dahaga dan lapar setelah lamannya berpuasa. Disisi lain, Allah telah menjanjikan bagi mereka kenikmatan dan kebahagiaan orang berpuasa, yaitu disaat mereka berbuka puasa dan kebahagiaan ketika mereka bertemu dengan Allah SWT. Seperti yang telah disebutkan dalam hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Orang yang
berbuka puasa mempunyai dua kebahagiaan yang bisa ia rasakan, yaitu
kebahagiaan ketika ia berbuka dan kebahagiaan ketika ia bertemu dengan
Rabb-nya karena puasa yang dilakukannya,” (H.R. Muslim).

 

Lebih dari itu, orang yang sedang berpuasa dan ketika sudah memasuki waktu berbuka puasa, mereka juga dianjurkan untuk melaksanakan amalan sunnah berbuka puasa.Sehingga dengan menjalankan amalan sunnah berbuka puasa, puasa menjadi berkah dan pahala yang kita dapatkan semakin banyak karena amalan sunnah dapat mengikis dosa-dosa kecil masa lalu yang pernah kita lakukan.Mari kita simak 3 amalan sunnah saat berbuka puasa seperti anjuran Nabi Muhammad S.A.W ada 3, yaitu :

 

1.Berbuka Puasa diawal waktu

Amalan sunnah yang pertama kali saat berbuka puasa adalah mendahulukan atau menyegerakan untuk berbuka puasa ketika sudah masuk waktu adzan magrib, biasannya sebelumnya ditandai dengan bunyi sirine berbuka puasa.

hadis dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengerjakan salat maghrib hingga berbuka puasa kendati hanya dengan seteguk air,” (H.R. Tirmidzi. Hadits Hasan).

Selain hadist dtersebut, juga terdapat hadis dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang-orang (umat Islam) senatiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka,” (Muttafaqun ‘alaih).

 

2.Memperbanyak Doa ketika Berbuka Puasa

Lanjut yang kedua, amalan orang saat berbuka puasa yaitu dengan banyak-banyak berdoa dan jangan lupa doa pertama sebelum berbuaka adalah doa berbuka puasa, setelah itu dilanjutkan dengan berbuka, setelah berbuka kita diperbolehkan untuk memperbanyak doa lainnya yang
didalamnya memberikan banyak kemanfaat untuk kehidupan dunia dan
diakhirat kelak.Berdoalah sesuai dengan harapan kita masing-masing karena doa orang yang sedang atau sudah menjalankan ibadah puasa doanya tidak ditolak oleh Allah SWT.Berikut dibawah ini adalah hadist penguat mengenai sunnah memperbanyak doa ketika berbuka puasa:

 

Berdoalah doa buka puasa yang sahih. Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu
‘anhu, ia berkata, “Dahulu apabila Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
sallam telah berbuka puasa, beliau biasa berdoa dengan, “Dzahaba zh-
zhama-u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru insyaa Allah.”

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

“Telah hilang rasa haus dahaga, dan urat-urat telah basah, dan pahala akan kita peroleh, insyaa Allah,” (H.R. Abu Daud).

 

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ثَلَاثٌ
لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالصَّائِمُ حَتَّى
يُفْطِرَ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا اللَّهُ فَوْقَ السَّحَابِ
يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak:
Pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai dia berbuka, dan doa
orang yang didzalimi, Allah angkat di atas awan pada hari kiamat,” (H.R.
At-Tirmidzi 2526, Thabrani 7111).

 

3. Berbuka dengan Memakan Kurma

Sunnah berbuka puasa yang ketiga selanjutnya yaitu berbuka puasa dengan memakan buah kurma dengan jumlah ganjil, bisa  3, 5, 7, 9 dan seterusnya.Kenapa harus ganjil?Jawabannya, karena ini sudah dicontohkan oleh baginda Nabi Muhammad S.A.W. Seperti menurut penjelasan hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka dengan beberapa biji ruthab (kurma masak yang belum jadi tamr) sebelum shalat Maghrib. Jika tidak ada beberapa biji ruthab, cukup beberap biji tamr (kurma kering). Jika itu tidak ada juga, beliau minum beberapa teguk air,” (H.R. Abu Dawud dan Tirmidzi. Hadits Hasan Shahih).

 

Lalu bagaimana jika tidak ada kurma?

Sebagian ulama juga sudah menjelaskan berbupa puasa dengan yang manis-manis karena maknanya itu sama dengan memakan buah kurma.Imam Al-Rafi’i (w 623 H) menjelaskan didalam kitabnya Fathul ‘Aziz bisyarhi Al-Wajiz, yang juga dikenal dengan kitab Al-Syarhu Al-Kabir, sebuah kitab syarah atas kitab fiqh Imam Al-Ghazali yakni Al-Wajiz fil Fiqhi Al-Syafi’i. Kata beliau,

 

 “Sesungguhnya disunnahkan ta’jil setelah benar-benar yaqin matahari terbenam, dan sunnah berbuka puasa dengan kurma (tamr), namun apabila tidak ada maka hendaknya berbuka puasa dengan air, berdasarkan riwayat bahwa Nabi Shallallahu ‘Alayhi wa Sallam pernah bersabda : “Barangsiapa yang mendapati kurma maka berbuka puasalah dengannya, dan barangsiapa yang tidak memiliki kurma maka berbukalah dengan air, sebab air itu suci”, Dan Al-Qadli Ar-Ruyani menuturkan bahwa hendaknya berbuka puasa dengan kurma, namun bila tidak ada maka dengan manisan yang lain, jika tidak ada maka dengan air”

 

Dengan adannya 3 amalan sunnah saat berbuka diatas, sekarang kita dapat menyadari bahwa berpuka puasa tidak hanya makan dan minum, melepas dahaga haus maupun rasa lapar.Tapi dibalik itu kita dapat mencari pahala yang melimpah.

 

Lazada-blog-finalist125

About the Author

Kontributor artikel pada Blog Lazada Competition 2015. Silahkan baca, share dan tuliskan komentar untuk posting keren ini :)

PROMOTION

homepage