10 Manfaat Berhenti Merokok Bagi Kecantikan Wajah

10 Manfaat Berhenti Merokok Bagi Kecantikan Wajah — Seperti telah kita ketahui bersama yang namanya “merokok” punya dampak negatif bagi kesehatan. Selama ini yang banyak digembar-gemborkan adalah merokok mengakibatkan berbagai penyakit dalam seperti sakit jantung, kanker paru-paru dan banyak lagi. Namun tahukan Anda bahwa merokok ternyata juga berdampak buruk kepada estetika luar seperti kecantikan kulit.

shutterstock_198813845

“Merokok menyebabkan kerusakan pada rambut dan kulit yang membuat Anda jauh lebih tua dari usia sebenarnya. Menghalangi kulit mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi,” ujar dermatologist dari Sri Balaji Action Medical Institute, dr. Nipun Jain.

Well, Jika Anda sudah berniat serius untuk berhenti merokok, silahkan konsultasikan dengan dokter untuk mencapai hal tersebut. Sementara waktu, silakan baca dahulu artikel 10 manfaat berhenti merokok bagi kecantikan kulit dan mungkin artikel ini dapat menambah motivasi Anda untuk segera berhenti merokok.

Mencegah Kerutan

Salah satu manfaat terbaik dari berhenti merokok adalah pencegahan kerut. Tentunya berhenti merokok tidak serta merta menghentikan semua keriput karena hal ini merupakan bagian alami dari penuaan. Namun, merokok dapat mempercepat perkembangan keriput dan memperdalam keriput yang sudah ada. Hal ini terjadi karena dua faktor: Yang pertama disebabkan oleh bahan kimia dalam rokok yang mempengaruhi elastisitas kulit Anda. Yang kedua adalah bahwa gerakan yang berulang saat merokok menciptakan kerutan di sekitar mulut dan hidung.

Mencegah Bibir Menghitam

Masalah yang paling lazim dari merokok adalah menghitamnya bibir. Panas rokok yang menempel langsung pada bibir jadi alasan utama penyebab bibir hitam para perokok. Selain itu, berkurangnya sirkulasi darah pada kulit bibir juga menjadi faktor pendukung terjadinya bibir hitam. Dengan tidak merokok tentunya kesempatan untuk mendapat bibir merah merona alami akan menjadi kenyataan.

Bintik Tua Pada Wajah

Bintik hitam pada wajah yang seringkali disebut sebagai “age spot” seringkali terjadi karena paparan sinar matahari langsung. Namun, penelitian menunjukkan bahwa orang yang merokok lebih rentan terhadap jenis kerusakan ini daripada mereka yang tidak. Itu karena zat kimia dalam rokok mengubah kulit Anda, sehingga tidak sehat dan sulit memerangi masalah ini. Anda dapat menutupi bintik-bintik penuaan dengan make-up, tetapi Anda akan merasa jauh lebih sehat jika anda tidak menambah faktor penuaan dini dengan merokok.

Meningkatkan Kondisi Kulit (kelenturan)

Dalam memproses 1 batang rokok, tubuh manusia mengkonsumsi 35 mg vitamin C. Vitamin C adalah vitamin tidakstabil dan mudah terdegradasi. Kecukupan vitamin C didapatkan tubuh hanya dari konsumsi makanan, vitamin ini tidakdapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Salah satu fungsi vitamin C adalah mempertahankan mutu dan keutuhan jalinanserat kolagen kulit. Kolagen adalah serat-serat protein kulit yang menentukan tampilan kulit mulus, kencang dan awetmuda. Berkurangnya vitamin C, membuat jalinan-jalinan serat kolagen terburai sehingga membuat gambaran kerutanprematur di beberapa tempat khas seperti di sudut mata dan di sekitar mulut.

Menurunkan Resiko Kanker Kulit

Penelitian menunjukkan bahwa merokok terkait dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker kulit. Tidak ada yang indah tentang bekas luka biopsi atau luka berkerak pada kulit Anda, kan? Ditambah lagi, kanker kulit juga dapat menyebabkan kematian. Belum lagi bahwa risiko kanker paru-paru juga naik untuk orang yang merokok.

Mengurangi Bau Mulut & Gigi Kusam

Anda mungkin pernah mendengar bahwa minum teh, kopi atau soda dapat menyebabkan gigi menguning. Nah, rokok juga menimbulkan risiko yang sama. Nikotin memberikan kontribusi untuk gigi menguning dan juga bau napas tidak sedap. Untungnya, para ahli mengatakan bahwa setelah Anda berhenti merokok, resiko bau mulut dan gigi kusam juga akan ikut berkurang

Perbaikan Rona Kulit

Saat Anda merokok, substansi-substansi racun semacam karbon monoksida, nikotin dan ammonia serta beberapa gasracun lain dalam jumlah yang lebih kecil akan ikut terhisap dan selanjutnya masuk ke dalam sirkulasi darah. Nikotinyang terserap ke dalam sirkulasi akan memicu plak-plak di dinding pembuluh darah, sehingga memperkecil lebarkaliber pembuluh-pembuluh kapiler termasuk pembuluh-pembuluh kapiler halus yang mengalir ke jaringan kulit.

Sementara itu, di dalam sirkulasi darah hemoglobin akan lebih condong mengikat karbon monoksida 200 x lebih kuatdibandingkan ia mengikat oksigen, sehingga kadar karbon monoksida di dalam darah semakin lama semakin lebihtinggi daripada kadar oksigen dan sel-sel jaringan (termasuk jaringan kulit) akan ‘tersengal-sengal’ karena kekuranganoksigen untuk hidupnya. Kadar oksigen yang rendah di dalam darah membuat ‘permintaan’ oksigen (oxygen demand)sel dan jaringan semakin tinggi sehingga otak akan meregulasi respons berupa pengerutan ukuran pembuluh darah(vasokonstriksi) agar laju pengantaran oksigen ke sel dan jaringan menjadi lebih cepat.

Kedua hal di atas (pembuluh-pembuluh kapiler halus kulit berkurang kalibernya akibat plak serta mengerut ukurannya)ditambah lagi jumlah darah yang mengalir ke kulit justru darah yang kekurangan oksigen, mengakibatkan warna kulitkehilangan rona menjadi pucat dan kurang segar. Adanya hemoglobin yang terikat dengan karbon monoksida di dalamsirkulasi darah ke kulit memperburuk gambaran kulit menjadi lebih gelap sedikit kekuningan (yellowish grey).

Selain perubahan rona dan warna kulit, kulit perokok biasanya lebih kering dibandingkan kulit normal. Hal inidiakibatkan asap panas yang dilepaskan saat oleh rokok kemudian berkontak dengan kulit, terutama kulit wajah.

Mencegah Rambut Rontok

Merokok bisa mempercepat penipisan rambut pada pria maupun wanita. Penyebabnya, merokok akan menyumbat pembuluh arteri yang bertugas mengirimkan nutrisi ke seluruh tubuh. Termasuk ke kulit kepala. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan nutrisinya dengan baik sehingga pertumbuhan rambut pun terhambat.

Mencegah Jerawat & Bisul

Perokok cenderung berjerawat di seluruh wajah. Itu disebabkan racun dan nikotin yang terkandung dalam rokok. Asap rokok juga merusak tekstur kulit. Jerawat dan penyumbatan di area lain seperti ketiak, bawah payudara, dan leher juga bisa muncul.

Mempercepat Proses Penyembuhan Luka

Merokok memperlambat suplai darah. Karena suplai darah ke kulit terhambat, pasokan oksigen pun berkurang. Kurangnya nutrisi serta oksigen, otomatis menghambat pertumbuhan kulit. Maka, jika terdapat luka pada kulit, penyembuhannya akan melambat. Itu berpeluang meningkatkan risiko infeksi, serta masalah pembekuan darah dari kerusakan jaringan kulit.

*Sumber: http://wolipop.detik.com/, http://life.viva.co.id/, http://beauty.allwomenstalk.com/

About the Author

Fariz Ilman Sr. Content Marketing di Lazada Group

PROMOTION

homepage