5 Makanan Kaya Serat yang Baik Saat Puasa

10 Makanan Kaya Serat yang Baik Saat Puasa —  Serat ternyata memiliki berbagai manfaat yang baik dan sumber energi saat sedang berpuasa. Dengan mengkonsumsi serat ketika sahur dan berbuka puasa, insyaallah kita dapat melaksakan ibadah puasa dengan energi yang lebih dari cukup ketika menjalankan aktivitas sehari-hari. Sebelum mengetahui apa saja makanan yang kaya akan serat, ada baiknya kita mengetahui manfaat serat ini ketika kita sedang berpuasa.

Manfaat Makanan Berserat Ketika Puasa:

1. Mengkonsumsi makanan berserat ketika sahur atau berbuka dapat membantu melancarkan pencernaan dalam tubuh, sehingga meski pola makan berubah tetapi pembuangan tetap lancar.

2. Serat memberikan rasa kenyang lebih lama pada perut, jadi sedikitnya akan membantu kita melewati hari puasa dengan rasa lapar yang menyiksa.

3. Serat beguna untuk menurunkan tingkat asam lambung ketika kita berbuka puasa sehingga serat sangat baik untuk kesehatan lambung.

4. Sayuran kaya serat umumnya memiliki kandungan air 70-80 persen sehingga mendinginkan tubuh yang tinggi akibat udara panas.

10 Jenis Makanan Kaya Akan Serat:

1. Kacang Polong 

kacang polong

Tumbuhan kacang-kacangan ini dipercaya berasal dari kawasan Timur Tengah dan Ethiopia. Bahan ini juga banyak digunakan sebagai olahan makanan, misalnya sup hingga snack sehat. Kamu dapat menjadikannya sebagai menu yang menemani kegiatan puasa yang kamu jalani. Baik dikonsumsi dalam keadaan fresh atau diolah menjadi aneka masakan lezat, seperti salad.

2. Ubi

ubi

Ada beberapa variasi ubi berdasarkan warnanya. Semua jenisnya kaya akan kandungan pottasium, Vitamin C, folacin, dan serat. Bahan ini cukup familiar digunakan sebagai produk olahan, mulai dari snackhingga masakan dan kue. Pengolahannya dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya mashed, grill, baked, atau digoreng. Berbeda dengan sayuran lain yang bisa dimakan mentah, kamu harus mengolah bahan ini terlebih dahulu. Di Indonesia, ubi sering dijadikan penganan berbuka yang khas, mulai dari kolak hingga gorengan.

3. Brussels Sprout

brussels-sprouts

Sayuran ini memiliki bentuk seperti kubis, hanya saja dengan ukuran yang lebih kecil. Awalnya, tanaman ini dibudidayakan secara besar-besaran di Brussels, Belgia. Kini kamu dapat mendapatkannya dengan mudah, mulai dari pasar hingga swalayan menyediakan jenis sayuran ini. Pengolahannya dapat dilakukan bervariasi. Selain menjadi salah satu bahan sup, olahan grill juga dapat menjadi alternatif tepat yang dikombinasikan dengan bahan lainnya, misalnya salmon.

4. Bayam

Young spinach leaves in isolated white background

Sayuran ini berasal dari Persia yang merupakan tanaman musiman yang hanya bisa dinikmati saat musim semi hingga musim gugur jika kamu tinggal di negara lain. Untungnya, bahan ini sangat mudah didapatkan di Indonesia. Kandungan seratnya cukup tinggi sehingga sangat baik dikonsumsi saat puasa. Pengolahannya pun cukup beragam. Jenis baby spinach dapat diolah sebagai salad. Bayam yang sudah cukup tua dapat direbus atau ditumis dengan bumbu lezat sesuai selera.

5. Brokoli

brokoli

Sayuran hijau ini masih termasuk dalam keluarga tumbuhan kubis. Bahan ini cukup sering digunakan sebagai campuran sup atau salad. Dapat juga dikonsumsi saat mentah. Sayuran tersebut kaya akan vitamin C, dan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kanker.

Kandungan serat yang tinggi cocok dikonsumsi saat puasa yang dapat memberi energi untuk aktivitas sehari-harimu. Namun, aneka manfaat ajaib ini akan hilang jika direbus hingga terlalu matang. Jadi, cermat saat mengolahnya, ya!

Sumber: http://balitsa.litbang.deptan.go.id/http://m.clear.co.id/

About the Author

Fariz Ilman Sr. Content Marketing di Lazada Group

PROMOTION

homepage